09.16
Program pendidikan, perumahan, kesejahteraan masyarakat, dan kesehatan. 

Itulah program yang segera direalisasikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Program-program ini disampaikan Wagub Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di ruang kerjanya, di lantai 2 Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Berikut adalah 4 program kerja Jokowi-Ahok:

1. Program Pendidikan

Ahok mengatakan, kartu pintar akan direalisasikan untuk anak-anak dari SD sampai kuliah. Kartu pintar dikhususkan bagi siswa-siswi sekolah negeri di Jakarta.

"Khususnya untuk anak-anak yang tidak bisa bayar uang sekolah, beli buku dan beli baju. Jadi mereka yang memiliki kartu pintar ini, sampai kuliah akan kami gratiskan," kata Ahok.

2. Program Perumahan


Jokowi ingin menyediakan rumah sewa terjangkau. Ruang-ruang dinas yang kosong di Balai Kota akan dijadikan apartemen terpadu dengan biaya sewa Rp 1 juta per bulan.

Apartemen terpadu konsepnya untuk orang-orang dari ekonomi kecil yang tidak bisa membeli rumah di kawasan Jakarta. Hal itu juga berlaku untuk kawasan di sepanjang rel kereta api.

"Nanti kami akan membangun rumah-rumah dengan sewa terjangkau dan ini merupakan salah satu solusi kami untuk mengatasi kemacetan," kata Ahok.

"Konsepnya di sini, orang-orang kaya disuruh tinggal di luar Jakarta seperti Bekasi atau Tangerang. Sementara untuk orang-orang yang ekonomi rendah, bisa tinggal di apartemen terpadu tersebut," lanjut dia.

Ahok menambahkan pihaknya akan membebaskan beberapa lahan kosong lain untuk dijadikan apartemen terpadu ini.

"Jadi di sini kenapa orang kaya pindah ke luar kota karena nanti kami akan menjadikan PBB di Jakarta ini tinggi sehingga mereka memilih tinggal di luar Jakarta. Kan mereka punya kendaraan. Ini merupakan salah satu solusi kami mengatasi kemacetan," ujar Ahok.

Selain itu, kata dia, akan ada perubahan terhadap bensin bersubsidi di Jakarta yaitu tidak melebihi 10 persen dari pendapatan. "Kalau hal ini tercapai maka ekonomi kita akan kuat," kata dia.

3. Program Kesejahteraan Masyarakat
Jokowi akan membeli banyak tanah di kawasan kumuh karena ingin melakukan bedah kampung. Skema bedah kampung terdiri dari 60 persen bangunan, dan 40 persen ruang terbuka hijau.

"Nah, di sini daerah basah akan dijadikan situ. Sementara daerah kering akan dijadikan taman terbuka hijau. Ini akan menjadi solusi kami untuk mengurangi polusi di daerah Jakarta," kata Ahok.

Menurut dia, Gelanggang Olah Raga (GOR) seharusnya digratiskan.
"Jadi tidak boleh ada biaya masuk, PKL juga bisa masuk ke dalam GOR secara gratis. Jadi pungutan-pungutan yang dulu itu tidak ada lagi," kata dia.

4. Program Kesehatan

Jokowi mempunyai program puskesmas digratiskan dan rawat inap 24 jam. Kartu sehat dipergunakan apabila orang Jakarta sakit.

"Di rumah sakit kelas III harus diterima dan itu merupakan rujukan lewat puskesmas. Jadi puskesmas itu yang harus diperkuat untuk menerima semua orang yang memiliki kartu sehat itu. Kalau kelas III penuh, berarti pasiennya harus naik ke kelas II dan itu harus gratis," papar Ahok.

Menurut dia, supaya puskesmas itu tidak penuh maka konsep dokter mengunjungi rumah-rumah itu harus dilakukan. "Jadi dokter Pegawai Tidak Tetap (PTT) itu harus diturunkan ke masyarakat," ujarnya.

"Di sini, Pak Gubernur ingin masyarakat tidak menghabiskan uang untuk menunggu jadi puskesmas harus dibangun dekat rumah, biar mereka bisa pulang ke rumah dan ini juga dipikirkan oleh Pak Gubernur, puskesmas harus rawat inap 24 jam. Hal ini juga dapat menghemat biaya pengeluaran," lanjut Ahok.

Ahok mengatakan pihaknya sudah menandatangani MoU untuk mobil contoh yang akan keliling sekolah-sekolah, khususnya SD untuk menambal gigi murid-murid yang rusak. "Kami ingin puskesmas di kecamatan dan kelurahan harus ada CCTV," kata dia. 

0 komentar:

Poskan Komentar